Harga Emas Sideways Menunggu Data Inflasi Amerika Serikat
Harga emas dunia terlihat sideways dalam 3 minggu terakhir, dimana banyak sekali faktor yang mempengaruhi pergerakan harga metal yang kenal sebagai asset safe haven oleh pelaku pasar.
Harga emas yang masuk kedalam range antara 1779 – 1729 ini masih akan terus terlihat sideways menjelang data CPI serta FOMC meeting minutes di rilis nanti malam. Data CPI akan menjadi perhatian para pelaku pasar karena ini merupakan data pendukung angka inflasi AS yang terlihat terus meningkat akhir akhir ini karena adanya gangguan pada rantai pasokan bahan baku dan tingginya harga bahan bakar minyak.
IMF memperingatkan kepada bank sentral di seluruh negara di dunia untuk mengantisipasi kenaikan angka inflasi ini dengan menarik likuiditas di pasar uang, sehingga akan membuat kenaikan suku bunga dalam waktu singkat. Keadaan ini yang membuat indeks US Dollar dan harga emas dunia semalam sempat naik secara bersamaan, dimana para pelaku pasar akan masuk kedalam asset safe haven disaat angka inflasi terus meningkat.
Efek Terhadap Pasar
Peringatan IMF agar bank sentral di dunia termasuk The Fed menarik likuiditas disaat meningkatnya angka inflasi domestic dan global akan membuat pair XAUUSD terlihat sideways dengan kecenderungan bearish.
Ekspektasi Pasar
Diprediksi pair XAUUSD bergerak dalam range 1729 – 1768
Trading Plan :
Sell Limit 1768 – 1779 dengan target 1729 – 1742
Stoploss 1799
Grafik XAUUSD timeframe D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.