USDJPY Konsolidasi Di Tengah Yen Yang Stabil Dan Bias Bearish Dolar

USDJPY Konsolidasi Di Tengah Yen Yang Stabil Dan Bias Bearish Dolar

Diperbarui • 2023-12-26

Dolar AS masih kesulitan mendapatkan pijakan untuk sekedar pulih ringan pada perdagangan yang sepi pada hari libur Natal dan Tahun Baru ini, Selasa (26/12/2023), tertekan oleh beragam tanda bahwa inflasi di negara ekonomi terbesar tersebut tampak semakin melambat. Hal ini semakin meningkatkan kemungkinan terciptanya ruang bagi Federal Reserve untuk melonggarkan suku bunga pada tahun depan.

Sementara itu, yen cukup stabil di tengah prospek bahwa Bank of Japan (BOJ) yang bisa saja segera mengakhiri kebijakan ultra-mudahnya. Sepanjang tahun 2022 dan 2023, kebijakan bank of Japan tersebut telah membuat mata uang Jepang berada di bawah tekanan karena bank-bank sentral utama lainnya di seluruh dunia memulai siklus kenaikan suku bunga yang agresif.

Pergerakan mata uang sebagian besar diredam pada hari setelah Natal, dengan pasar di Australia, Selandia Baru, dan Hong Kong masih tutup untuk libur nasional Boxing Day. Kondisi ini membuat indeks dolar AS terus tertahan di bawah level 101.60 setelah dibuka dengan open Gap Bearish di level 101.63 dan secara perlahan melemah. Namun perdagangan USDJPY sejauh ini konsolidasi di sekitar level 142.25 setelah dibuka pada level 142.14.

Dolar AS masih tertekan oleh data PCE Core Price Index AS yang dirilis pada hari Jumat turun di bulan November untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga setengah tahun, yang mendorong kenaikan inflasi tahunan lebih jauh di bawah 3% dan meningkatkan ekspektasi pasar akan penurunan suku bunga oleh the Fed pada Maret mendatang.

Angka ini muncul seminggu setelah para pembuat kebijakan Fed membuka kemungkinan penurunan suku bunga pada tahun 2024 pada pertemuan kebijakan terakhir bank sentral untuk tahun ini, sebuah langkah yang tidak hanya mendorong dolar melemah, namun juga yield obligasi AS.

Sementara itu, yen Jepang mendapat dukungan tambahan dari komentar Gubernur BOJ Kazuo Ueda, yang mengisyaratkan akan kemungkinan perubahan kebijakan. Ueda mengatakan pada hari Senin bahwa kemungkinan pencapaian target inflasi bank sentral "secara bertahap meningkat" dan akan mempertimbangkan kemungkinan perubahan kebijakan jika prospek untuk mencapai target 2% secara berkelanjutan meningkat "secara memadai".

Meski demikian, Ueda mengatakan bahwa BOJ belum memutuskan kapan waktu yang tepat untuk mengubah kebijakan moneter yang sangat longgar tersebut. Ueda juga tidak memberikan panduan kebijakan dalam pidatonya kemarin, meskipun ia berharap bahwa Jepang akan keluar dari kondisi inflasi rendah.

Sejumlah data yang dirilis pada hari Selasa juga menunjukkan dukungan atas penguatan yen, setelah tingkat pengangguran Jepang tidak berubah di 2,5% di bulan November dari laporan bulan sebelumnya. Sementara inflasi layanan bisnis-ke-bisnis stabil pada 2,3% bulan lalu dan inflasi inti konsumen tahunan jepang turun menjadi 2.7% dari laporan sebelumnya 3.0%.

Analisa Teknikal USDJPY

USDJPY 26122023.jpg 

Secara teknikal, USDJPY masih menunjukkan tren Bearish yang signifikan. Ini terlihat pada grafik Timeframe H1 yang terus membentuk Lower-High sejak perubahan tren menjadi bearish pada 12 Desember lalu. Penurunan ini juga terlihat jelas pada indikator Relative Strength Index yang masih tertahan di bawah garis tengah. Sementara itu, harga kembali bergerak turun setelah pada akhir pekan kemarin gagal menembus Simple Moving Average (SMA)50.

Berlanjutnya penurunan akan membuka peluang SELL yang dapat dipertimbangkan pada level 142.13 dengan target profit di level 142.00/141.89. Sementara kemungkinan USDJPY lanjutkan pemulihan ringan hari ini akan, potensi BUY dapat dipertimbangkan pada level 142.37 dengan target profit di level 142.52/142.63.

Mulai Trading Sekarang-2.png

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

 1
 93
 355
 213
 1684
 376
 244
 1264
 672
 1268
 54
 374
 297
 61
 43
 994
 1242
 973
 880
 1246
 375
 32
 501
 229
 1441
 975
 591
 387
 267
 55
 246
 673
 359
 226
 257
 855
 237
 1
 238
 1345
 236
 235
 56
 86
 61
 61
 57
 269
 242
 243
 682
 506
 225
 385
 53
 357
 420
 45
 253
 1767
 1809
 593
 20
 503
 240
 291
 372
 251
 500
 298
 679
 358
 33
 594
 689
 241
 220
 995
 49
 233
 350
 30
 299
 1473
 590
 1671
 502
 224
 245
 592
 509
 39
 504
 852
 36
 354
 91
 62
 98
 964
 353
 44
 972
 39
 1876
 81
 962
 7
 254
 686
 850
 82
 965
 996
 856
 371
 961
 266
 231
 218
 423
 370
 352
 853
 389
 261
 265
 60
 960
 223
 356
 692
 596
 222
 230
 262
 52
 691
 373
 377
 976
 382
 1664
 212
 258
 95
 264
 674
 977
 31
 599
 687
 64
 505
 227
 234
 683
 672
 1670
 47
 968
 92
 680
 970
 507
 675
 595
 51
 63
 64
 48
 351
 1787
 974
 262
 40
 7
 250
 590
 290
 1869
 1758
 590
 508
 1784
 685
 378
 239
 966
 221
 381
 248
 232
 65
 421
 386
 677
 252
 27
 500
 34
 94
 249
 597
 268
 46
 41
 963
 886
 992
 255
 66
 670
 228
 690
 676
 1868
 216
 90
 993
 1649
 688
 256
 380
 971
 44
 1
 1
 598
 998
 678
 58
 84
 1284
 1
 681
 2
 967
 260
 263
00:00
00:00
00:00
01:00
02:00
03:00
04:00
05:00
06:00
07:00
08:00
09:00
10:00
11:00
12:00
13:00
14:00
15:00
16:00
17:00
18:00
19:00
20:00
21:00
22:00
23:00
23:00
23:00
00:00
01:00
02:00
03:00
04:00
05:00
06:00
07:00
08:00
09:00
10:00
11:00
12:00
13:00
14:00
15:00
16:00
17:00
18:00
19:00
20:00
21:00
22:00
23:00

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera